|
I. Pemantauan
Pemantauan burung perkutut dianggap perlu, dikarenakan
pada saat pemantauan bagaimana kualitas perkutut yang
kita miliki. Pemantauan adalah bagaimana karakter dan
suara dari perkutut itu sendiri yang meliputi kriteria
suara depan, suara tengah, suara ujung, irama dan latar
suara. Jadi kita mesti mengerti apakah perkutut masuk
dalam kriteria tersebut untuk dilombakan. Juga kita
harus mengerti bagaimana karakter dari perkutut tersebut.
II. Stamina
Stamina perkutut harus dalam kondisi yang fit dengan
pemberian vitamin, ada pakar mengatakan pada saat piyik
janganlah didoping dengan ramuan jamu untuk menggacorkan.
Ini berakibat pada saat dewasa dapat merusak suara dari
perkutut tersebut. Apabila perkutut dalam kondisi fit
dengan stamina yang bagus perkutut akan mengeluarkan
power yang bagus, tinggal mental dari perkutut tersebut
mau rajin bunyi atau tidak.
II. Penggantangan
Penggantangan atau penjemuran perlu bagi perkutut yang
akan dilombakan, hal ini untuk membuktikan kejantanan
dari perkutut tersebut. Janganlah sampai dooping dalam
penggantangan, apabila masih piyik lebih baik dihanging
jangan dikerek hal ini akan merusak mental piyik
tersebut. Pernah Abdus Syukur dari mekanik Tim Selancar
Surabaya mengatakan untuk menggacorkan perkutut dewasa
jodohkan dengan betina dan pada saat lomba didampingi
dengan pasangan betinanya. Sekali lagi perkutut banyak
bunyi dalam lomba juga dinilai dalam 5 kriteria
penilaian lomba, apakah perkutut tersebut layak dalam
penilaian suara.
Agrobis Edisi Februari 2004
|